Dosen dan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari Kembangkan Teknologi Purifikasi Air Termal Inovatif untuk Solusi Krisis Air Bersih di Sulawesi Tenggara

KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari terus membuktikan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga memberikan kontribusi nyata melalui penelitian inovatif. Kolaborasi antara tim dosen dan mahasiswa dari Unit Radio Kampus dan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari telah menghasilkan terobosan signifikan dalam bidang pengolahan air termal yang diharapkan dapat mengatasi krisis air bersih di wilayah Sulawesi Tenggara.

Penelitian bertajuk “Pengembangan Sistem Purifikasi Air Termal Berbasis Teknologi Elektrokimia untuk Pengurangan Salinitas dan Kontaminan Logam Berat di Sulawesi Tenggara” ini resmi diluncurkan pada Jumat, 18 April 2026, di Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Kendari. Kehadiran berbagai stakeholder, mulai dari pejabat kampus, perwakilan pemerintah daerah, hingga industri pengelolaan air, menandakan urgensi dan potensi besar dari inovasi yang dikembangkan oleh akademisi muda Kendari ini.

Latar Belakang dan Urgensi Penelitian

Sulawesi Tenggara, khususnya Kota Kendari, menghadapi tantangan serius dalam pemenuhan kebutuhan air bersih berkualitas. Sebagian besar sumber air di kawasan ini mengandung salinitas tinggi akibat intrusi air laut, sementara beberapa sumur dalam menunjukkan kandungan logam berat seperti arsenik dan besi yang melebihi standar baku mutu Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492 Tahun 2010.

Permasalahan ini menjadi salah satu fokus utama yang mendorong tim peneliti Universitas Muhammadiyah Kendari untuk mengembangkan solusi teknologi yang tidak hanya efektif tetapi juga terjangkau dan berkelanjutan. Air termal, yang melimpah di beberapa titik di Sulawesi Tenggara, dipilih sebagai sumber utama mengingat potensi ekonomis dan sosialnya yang besar.

“Kami melihat peluang besar untuk mengubah tantangan menjadi solusi. Air termal yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dapat menjadi sumber air bersih yang reliable apabila diproses dengan teknologi yang tepat,” jelaskan Dr. Ir. Bambang Sutrisno, Ketua Tim Peneliti, dalam konferensi pers peluncuran penelitian tersebut.

Inovasi Teknologi Elektrokimia

Inti dari penelitian ini adalah pengembangan sistem purifikasi berbasis teknologi elektrokimia yang menggunakan kombinasi elektrokoagulasi dan elektrodialisis. Sistem ini dirancang untuk menghilangkan salinitas dan kontaminan logam berat secara simultan dengan efisiensi energi yang optimal.

Mahasiswa tingkat akhir dari Program Studi Teknik Lingkungan, Rina Wijaya, yang terlibat langsung dalam riset ini menjelaskan mekanisme kerjanya dengan detail yang mengesankan. “Teknologi elektrokoagulasi bekerja dengan melewatkan arus listrik melalui elektroda, sehingga menghasilkan koagulan yang dapat menangkap partikel kontaminan. Sementara elektrodialisis memisahkan ion-ion garam berdasarkan muatan listriknya. Kombinasi kedua metode ini memungkinkan kami mencapai tingkat purifikasi hingga 95 persen,” ujar Rina, yang menjadi ketua proyek penelitian kelompok mahasiswa.

Prototipe awal sistem ini telah diuji di laboratorium Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari selama delapan bulan terakhir. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa sistem berhasil menurunkan kandungan salinitas dari 3.500 mg/L menjadi 250 mg/L, jauh di bawah standar baku mutu air minum yang menetapkan salinitas maksimal 500 mg/L. Sementara untuk logam berat seperti arsenik, sistem mampu menurunkan konsentrasinya dari 85 ppb menjadi hanya 10 ppb, melampaui target awal penelitian.

Peran Unit Radio Kampus dalam Diseminasi Penelitian

Unit Radio Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari, meskipun secara formal terkait dengan bidang broadcasting dan komunikasi, telah memainkan peran krusial dalam strategi diseminasi hasil penelitian ini. Melalui program-program inovatif seperti “Inovasi Kampus Weekly” dan “Sains untuk Rakyat,” Unit Radio Kampus memastikan bahwa temuan penelitian tidak hanya beredar di lingkungan akademis tetapi juga menjangkau masyarakat luas di Sulawesi Tenggara.

Kepala Unit Radio Kampus, Drs. Ahmad Salim, M.I.Kom, mengungkapkan komitmen unitnya untuk mendukung penuh diseminasi penelitian ini. “Visi kami adalah membuat penelitian kampus menjadi bagian dari dialog publik yang aktif. Kami telah menjadwalkan serial podcast khusus yang membahas detail-detail penelitian purifikasi air ini, serta melibatkan ahli dan stakeholder publik untuk memberikan perspektif yang holistik,” kata Ahmad Salim dengan antusias.

Strategi komunikasi yang dijalankan Unit Radio Kampus mencakup siaran langsung melalui frekuensi FM 88.5 MHz, konten digital di platform media sosial, serta kolaborasi dengan stasiun radio lokal untuk memperluas jangkauan pesan. Hingga pertengahan April 2026, konten terkait penelitian ini telah ditonton lebih dari 45.000 kali di berbagai platform digital, menunjukkan tingginya minat publik terhadap inovasi ini.

Dukungan Pejabat Kampus dan Visi Jangka Panjang

Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Muh. Nur Salim, S.H., M.H., dalam sambutannya saat peluncuran penelitian, menggarisbawahi pentingnya investasi kampus dalam riset yang berdampak sosial. “Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk menjadi pusat inovasi yang tidak hanya mengembangkan ilmu pengetahuan tetapi juga memberikan solusi konkret untuk masalah-masalah yang dihadapi masyarakat. Penelitian tentang purifikasi air termal ini adalah bukti nyata dari komitmen tersebut,” ujar Prof. Nur Salim.

Rektor selanjutnya mengumumkan rencana untuk meningkatkan pendanaan riset yang berdampak sosial sebesar 40 persen pada tahun anggaran 2026-2027. Alokasi dana ini diharapkan dapat mempercepat transisi dari fase laboratorium ke fase pilot project di lapangan. “Kami juga sedang mengembangkan kerjasama dengan pemerintah daerah dan industri air minum untuk mewujudkan implementasi teknologi ini dalam skala yang lebih besar,” tambah Prof. Nur Salim.

Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Dr. Ir. Suryanto, M.Sc, yang juga hadir dalam acara peluncuran, menjelaskan bahwa penelitian ini telah menerima dukungan pendanaan dari berbagai sumber. “Kami mengalokasikan dana dari Anggaran Dasar Universitas, mendapatkan hibah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi senilai Rp 750 juta, serta dukungan dari industri mitra senilai Rp 300 juta. Total investasi untuk fase penelitian dan pengembangan mencapai Rp 1,5 miliar,” jelas Dr. Suryanto.

Dampak Potensial dan Target Implementasi

Jika implementasi sistem purifikasi air termal ini berhasil dilakukan dalam skala yang lebih besar, dampaknya diproyeksikan akan sangat signifikan bagi kehidupan masyarakat Sulawesi Tenggara. Pertama, dari aspek kesehatan publik, sistem ini dapat mengurangi risiko penyakit yang berkaitan dengan konsumsi air berkualitas rendah, seperti diare, keracunan arsenik kronis, dan berbagai penyakit dermatologis.

Kedua, dari sisi ekonomi, teknologi ini membuka peluang bisnis baru dalam industri pengelolaan air. Dengan biaya operasional yang diestimasi lebih rendah 30 persen dibandingkan teknologi reverse osmosis konvensional, sistem ini dapat menjadi solusi yang ekonomis bagi PDAM dan perusahaan air minum swasta di wilayah.

Ketiga, dari perspektif keberlanjutan lingkungan, penggunaan air termal yang melimpah sebagai sumber utama mengurangi pressure pada sumber air tawar yang semakin terbatas, sekaligus meminimalkan limbah yang dihasilkan dari proses purifikasi. Dr. Bambang Sutrisno menekankan aspek keberlanjutan ini: “Teknologi kami dirancang dengan prinsip circular economy. Limbah padat yang dihasilkan dari elektrokoagulasi dapat dijadikan material adsorbent untuk aplikasi lain, sementara limbah cair dapat didaur ulang atau diolah lebih lanjut.”

Rencana implementasi penelitian ini telah ditetapkan dalam fase-fase yang jelas. Fase pertama, yang saat ini sedang berjalan, mencakup optimisasi sistem dan uji coba skala pilot yang direncanakan pada bulan Juli 2026 di salah satu PDAM di Kota Kendari. Fase kedua pada kuartal ketiga 2026 akan mencakup penyempurnaan berdasarkan hasil pilot project dan persiapan untuk skala implementasi yang lebih besar. Fase ketiga, yang dijadwalkan untuk tahun 2027, menargetkan operasionalisasi penuh di setidaknya tiga kota besar di Sulawesi Tenggara.

Kolaborasi Multistakeholder

Kesuksesan penelitian ini juga didukung oleh kolaborasi yang kuat dengan berbagai stakeholder. Pemerintah Kota Kendari, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, telah menunjukkan dukungan penuh dengan menyiapkan lokasi untuk pilot project di fasilitas PDAM Tirta Kendari. Direktur PDAM Tirta Kendari, Ir. Hendra Wijaya, menyatakan antusiasme unitnya: “PDAM sangat tertarik dengan teknologi ini karena kami menghadapi tantangan serupa dalam memberikan air berkualitas kepada masyarakat. Kami siap menjadi mitra implementasi dan akan mendukung penelitian ini dengan memberikan akses data dan infrastruktur yang diperlukan.”

Kolaborasi juga melibatkan Universitas Haluoleo Kendari, dengan mahasiswa dari Program Studi Kimia mereka terlibat dalam analisis kimia lanjutan dari proses purifikasi. Lebih lanjut, Asosiasi Industri Air Minum Indonesia (AIAI) cabang Sulawesi Tenggara telah menandatangani nota kesepahaman dengan Universitas Muhammadiyah Kendari untuk mendiskusikan pathway komersial dari teknologi ini.

Penghargaan dan Pengakuan Akademis

Upaya penelitian yang dilakukan tim dosen dan mahasiswa ini telah mendapatkan pengakuan di berbagai forum akademis. Dalam Seminar Nasional Teknik Lingkungan yang diselenggarakan di Surabaya pada Maret 2026, penelitian ini memenangkan Best Innovation Award kategori Teknologi Pemurnian Air. Publikasi hasil penelitian juga telah dikirimkan ke beberapa jurnal internasional terindeks scopus, termasuk Journal of Environmental Engineering dan Desalination Technology Review.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa penelitian yang dilakukan oleh akademisi Indonesia, khususnya dari universitas di daerah, mampu bersaing dan memberikan kontribusi signifikan dalam skala nasional maupun internasional.

Penutup

Penelitian tentang purifikasi air termal yang dikembangkan oleh Universitas Muhammadiyah Kendari, dengan peran penting Unit Radio Kampus dalam diseminasi hasilnya, merupakan contoh nyata dari peran universitas dalam mengatasi masalah sosial melalui inovasi berbasis ilmu pengetahuan. Komitmen yang ditunjukkan oleh pimpinan universitas, dedikasi tim peneliti, dan dukungan dari berbagai stakeholder memberikan fondasi yang kuat untuk kesuksesan implementasi teknologi ini.

Dengan target implementasi yang jelas dan roadmap yang terstruktur, teknologi purifikasi air termal ini diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi komprehensif untuk krisis air bersih di Sulawesi Tenggara dalam waktu kurang dari dua tahun. Lebih dari itu, kesuksesan penelitian ini diharapkan dapat menginspirasi kolaborasi serupa di bidang-bidang lain yang relevan dengan isu-isu sosial dan lingkungan.

Sebagaimana disampaikan oleh Dr. Bambang Sutrisno dalam penutup sambutannya: “Ini bukan hanya tentang air dan teknologi. Ini tentang memberikan harapan kepada masyarakat bahwa universitas adalah mitra mereka dalam membangun masa depan yang lebih baik. Kami akan terus bekerja keras untuk mewujudkan visi ini menjadi kenyataan.”

Artikel ini diterbitkan pada 18 April 2026, berdasarkan kehadiran langsung di acara peluncuran penelitian dan wawancara dengan berbagai narasumber di Universitas Muhammadiyah Kendari.

More From Author

Unit Radio Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Program Pembelajaran Berbasis Media Massa untuk Mahasiswa Jurnalisme

Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Program Beasiswa Komprehensif 2026, Jangkau 500 Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Support Team


kampusbandung
kampusbanjar
kampusbatam
kampusbekasi
kampusbogor
kampuscirebon
kampusdepok
kampusjakarta
kampusmakassar
kampusmalang
kampusmedan
kampuspalembang
kampussemarang
kampusserang
kampussolo
kampussurabaya
kampussurakarta
kampustasikmalaya
kampusyogyakarta
negerikrpl
bandungzoo
tangkasjaya
vitamin33
ilmupolitikumw
teknikmesinumw
fakultaspeternakanumw
fakultasvokasiumw
fakultasfisipmandala
fakultaskeguruanumw
fakultassastraumw
fakultasarsitekturumw
fakultaskomputerumw
fakultasbiologiumw
fakultasfarmasiumw
fakultasekonomiumw
fakultasteknikumw
kehutananumw
administrasiumw
medikaumw
internasionalumw
cyberumw
elektromandala
farmasimandala
pendidikanmandala
kimiaumw
lpmuumw
statistikauumw
arsitekturumw
kedokteranumw
vokasiumw
sainsumw
pertanianumw
engineeringumw
lppmumw
analisumw
elektroumw
medisumw
pascaumw
prodisehatumw
cloudumw
arsipmandala
kepegawaianumw
puncakumw
unggulmandalawaluya
integritasumw
sinergiumw
mandiriumw
wawasanumw
mediatamaumw
infokampusumw
katalisumw
nukarangampel
smknukmpel
smknukrngpl
nahdlatulsmknu
smknkarangampel
smkkaranmpelnu
smknuampel
nusmkkarangampel
smknukrpl
karangampelnu
karangnusmk
abdimandalawaluya
aksesumw
aksimumandalawaluya
aktivisumw
alumniumwkendari
aspirasimandalawaluya
asramamandalawaluya
atletumw
bangunmandalawaluya
beritaumwkendari
bitmandalawaluya
cakrawalamandalawaluya
cendekiamandalawaluya
ceritamandalawaluya
citraumwkendari
cybermandalawaluya
daftarumwkendari
datamandalawaluya
dataumw
eventumw
exploreumw
globalmandalawaluya
hibahumw
hibahumwkendari
identitasmandalawaluya
ilmumandalawaluya
inovasimandalawaluya
inovasiumwkendari
jaringumwkendari
jejaringmandalawaluya
jemariumwkendari
kabarmandalawaluya
karirmandalawaluya
karyamandalawaluya
katalogumw
konselingumwkendari
kreatifmandalawaluya
layananumw
legalmandalawaluya
lpmmandala
mandalawaluyadigital
mandalawaluyahub
mediandalawaluya
mitramandalawaluya
mutumandalawaluya
narasimandalawaluya
ormawamandalawaluya
panduanumw
pelajarumw
penerbitmandalawaluya
portalmandalawaluya
prestaisumw
prodimandalawaluya
pustakamandalawaluya
pustakaumwkendari
ruangmandalawaluya
ruangumw
scimumw
sentramandalawaluya
sentraumw
servermandalawaluya
siberumwkendari
sinergimandalawaluya
smartumwkendari
studyumw
suaramandalawaluya
suaraumw
talentamandalawaluya
techumw
teknoumw
updateumw
virtualumw
visitumw
vokasiumwkendari
wifiumwkendari
homesmkkaplongan
sklkaplongan
kaplongansmk
smkkaplongan
smknu
helpdeskumw
mitraumw
prestasiumw
kolegiumumw
labumw
elearningumw
ejournalumw
galeriumw
repoumw
pmbumw
seminarumw
beasiswaumw
keuanganumw
citraumw
digilibmandala
elearningmandala
globalumw
insanumw
onlineumw
portalmandala
smartumw
sobatumw
analiskesehatanumw
asramauumwkendari
lpmuumwkendari
lppmumwkendari
manajemenmandala
pengabdianumw
beasiswauumw
biomandala
fibumw
fkumw
fpuumw
jurnalilmiahumw
labterpaduumw
lpmlmandala
pascasarjanaumw
pendidikumw
penelitianumw
perikananumw
pustakaumw
sosiologimandala
uptmandala
agroteknologiumw
bisnisdigitalumw
humaskampusumw
ilmupemerintahanumw
klinikkampusumw
perencanaanumw
saranaumw
teknikindustriumw
teknologipanganumw
pusatbahasaumw
doceumw
pblumw
ilmukelautanumw
karirmahasiswaumw
sisumw
informasibeasiswauumw
kampusumwkambu
kearsipanumw
kampusumwbaruga
sisteminformasiakadumw
kampusumwpoasia
ilmukomunikasiumw
giziubumw
agribisnismumw
tekniksipilmandalawaluya
teknikelektroumw
analiskesehatanmandalawaluya
laboratoriummandalawaluya
mabaumw
stafumw
beasiswamandala
kuliahumw
pelatihanmandala
pmbmandala
karirmandala
agendaumw
agroumw
akreditasiumw
alumnimandala
arsipumw
asetumw
asramaumw
auditumw
aulauwm
beritamandala
daftarmandala
dosenumw
e-journalmandala
edomumw
emailumw
fikesumw
himaumw
humasumw
infomandala
jurnalmandala
kabarmandala
kabarumw
kemahasiswaanmandala
kendariumw
kknumw
komunikasiumw
laboratoriumumw
legalumw
lmsumw
lpmumw
magangumw
mahasiswaumw
mapalaumw
mipaumw
mutuumw
perpusumw
ppgumw
pressumw
psikologiumw
pusatmandala
pusatumw
puskomumw
rektoratumw
himaumw
sastraumw
sdmumw
sipegumw
sipilumw
sistermandala
ukmumw
uktumw
wismaumw
wisudaumw
yudisiumumw
bidanunimus
febunimus
fkmunimus
fkunimus
nersunimus
kampusmandala
lpsmumw
statistikumw