KENDARI – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Kendari resmi meluncurkan program inovatif pemberdayaan mahasiswa yang melibatkan Unit Radio Kampus sebagai medium utama interaksi dan edukasi. Program berjudul “Suara Mahasiswa untuk Kemajuan Kampus” ini diselenggarakan pada hari Jumat, 4 April 2026, di Gedung Serba Guna Universitas Muhammadiyah Kendari dan menjadi momentum penting bagi ekosistem organisasi kemahasiswaan di institusi pendidikan terkemuka di Kendari tersebut.
Peluncuran program ini menghadirkan berbagai stakeholder penting termasuk pimpinan universitas, ketua BEM, koordinator Unit Radio Kampus, serta perwakilan dari berbagai organisasi mahasiswa lainnya. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen kolektif untuk meningkatkan kualitas pengalaman akademik dan non-akademik seluruh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari.
### Latar Belakang Program dan Visi Strategis
Universitas Muhammadiyah Kendari, yang telah berkembang menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi terpercaya di Sulawesi Tenggara, terus berupaya mengoptimalkan peran organisasi mahasiswa dalam menciptakan ekosistem akademik yang dinamis dan inklusif. Unit Radio Kampus, yang telah beroperasi selama lebih dari sepuluh tahun, dianggap sebagai aset komunikasi strategis yang belum dimaksimalkan secara optimal dalam mendukung program-program kemahasiswaan.
Berdasarkan evaluasi internal yang dilakukan oleh tim manajemen BEM selama enam bulan terakhir, ditemukan bahwa tingkat partisipasi mahasiswa dalam kegiatan organisasi mencapai hanya 35 persen dari total populasi mahasiswa. Data ini menjadi titik tolak untuk merancang sebuah inisiatif komprehensif yang mampu menjangkau mahasiswa dengan cara-cara yang lebih relevan dan menarik di era digital ini.
“Kami melihat potensi besar dalam mengintegrasikan unit radio kampus dengan program-program BEM dan organisasi mahasiswa lainnya,” ujar Fitra Ramadhan, Ketua BEM Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam sambutan pembukaan acara pada 4 April 2026 lalu. “Program ‘Suara Mahasiswa untuk Kemajuan Kampus’ dirancang untuk menciptakan platform yang inklusif, di mana setiap mahasiswa, terlepas dari latar belakang akademik mereka, dapat mendengarkan, berkontribusi, dan menjadi bagian dari pengambilan keputusan organisasi mahasiswa.”
### Komponen Utama Program dan Cara Kerja
Program yang diluncurkan pada Jumat sore tersebut terdiri dari beberapa komponen strategis yang dirancang secara terintegrasi. Pertama, “Segmen Berita Mahasiswa Harian” akan disiarkan setiap hari pukul 08.00-08.30 pagi melalui frekuensi 107.5 FM milik Unit Radio Kampus. Segmen ini akan memuat informasi terkini seputar kegiatan organisasi mahasiswa, pengumuman penting dari rektorat, serta liputan-liputan event kampus yang relevan bagi kehidupan akademik mahasiswa.
Kedua, “Talkshow Interaktif Minggu Pagi” akan diadakan setiap hari Minggu pukul 09.00-11.00 dengan menghadirkan berbagai narasumber dari kalangan pimpinan universitas, dosen, serta tokoh-tokoh kemahasiswaan terkemuka. Dalam format talkshow yang interaktif dan santai, program ini akan membahas isu-isu strategis dalam kampus, pengembangan diri mahasiswa, hingga topik-topik sosial yang relevan dengan kehidupan mahasiswa contemporary.
Ketiga, “Audisi dan Rekrutmen Jurnalis Radio Mahasiswa” akan dibuka untuk seluruh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari tanpa memandang tingkat semester atau program studi. Inisiatif ini dirancang untuk mengidentifikasi dan mengembangkan talenta muda di bidang jurnalisme, public speaking, serta media massa. Para peserta yang lolos akan mendapatkan pelatihan intensif selama dua minggu sebelum resmi menjadi anggota tim penyiar dan jurnalis Unit Radio Kampus.
Keempat, “Program Laporan Warga Kampus” membuka kesempatan bagi setiap mahasiswa untuk mengirimkan laporan atau keluhan mereka terkait berbagai aspek kehidupan kampus. Laporan-laporan ini akan ditindaklanjuti oleh BEM dan organisasi terkait, kemudian hasilnya akan dikomunikasikan kembali kepada komunitas kampus melalui siaran radio. Mekanisme ini dirancang untuk meningkatkan transparansi dan responsivitas organisasi mahasiswa terhadap kebutuhan riil mahasiswa.
### Pernyataan dan Dukungan dari Pemimpin Universitas
Dr. H. Muhammad Kadir, S.H., M.M., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif yang telah dikembangkan oleh BEM dan Unit Radio Kampus. Dalam penjelasan resminya saat acara peluncuran, Rektor menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam berbagai aspek kehidupan kampus.
“Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman pendidikan yang holistik, tidak hanya di ruang kelas tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam organisasi kemahasiswaan,” kata Dr. Muhammad Kadir. “Program ‘Suara Mahasiswa untuk Kemajuan Kampus’ adalah manifestasi konkret dari komitmen tersebut. Kami percaya bahwa ketika mahasiswa memiliki platform untuk mengekspresikan suara mereka, mereka akan merasa lebih invested dalam kesuksesan bersama.”
Rektor juga menambahkan bahwa universitas akan memberikan dukungan penuh dalam bentuk alokasi anggaran operasional, pelatihan fasilitator, serta akses teknologi terkini untuk memastikan kualitas siaran radio kampus tetap terjaga. “Ini adalah investasi kami dalam pengembangan sumber daya manusia muda yang berkualitas dan berkarakter Muhammadiyah,” tambah Rektor.
Sementara itu, Dr. Andi Sukmawati, S.S., M.Pd., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, menjelaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan visi universitas untuk menciptakan mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga terampil dalam berkomunikasi dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi.
“Organisasi mahasiswa memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kompetensi non-akademik mahasiswa kami,” jelas Wakil Rektor Andi Sukmawati. “Melalui kegiatan-kegiatan yang terstruktur dan terukur, mahasiswa dapat mengembangkan leadership skills, kemampuan problem-solving, serta integritas yang akan membuat mereka siap menghadapi tantangan di dunia profesional.”
### Target dan Proyeksi Dampak
Dalam dokumen proposal resmi program yang disajikan pada acara peluncuran, BEM Universitas Muhammadiyah Kendari menetapkan beberapa target terukur yang hendak dicapai dalam periode enam bulan ke depan. Target pertama adalah peningkatan tingkat partisipasi mahasiswa dalam kegiatan organisasi sebesar 40 persen, dari angka baseline 35 persen menjadi 75 persen pada akhir Oktober 2026.
Target kedua adalah menghasilkan minimal 50 mahasiswa terlatih sebagai jurnalis radio dan broadcaster kompeten yang dapat melanjutkan peran mereka di media massa profesional setelah lulus dari universitas. Target ketiga adalah meningkatkan frekuensi dan kualitas publikasi informasi kampus melalui unit radio dari rata-rata tiga siaran per minggu menjadi siaran setiap hari dengan standar jurnalistik yang terukur.
“Kami memiliki target ambisius tetapi realistis,” jelas Muhammad Rizki Pratama, Koordinator Unit Radio Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari. “Dengan dukungan dari pimpinan universitas, pendanaan yang memadai, serta dedikasi tim kami, kami yakin dapat mencapai target-target tersebut. Lebih penting lagi, kami ingin memastikan bahwa setiap inisiatif yang kami jalankan memberikan nilai tambah nyata bagi pengalaman akademik dan personal development mahasiswa kami.”
### Respons Positif dari Organisasi Mahasiswa Lainnya
Peluncuran program ini mendapat respons yang sangat positif dari berbagai organisasi kemahasiswaan lainnya di Universitas Muhammadiyah Kendari. Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi (HIMMA), yang secara natural memiliki ketertarikan khusus pada bidang media, menyatakan kesiapan penuh untuk berkolaborasi dalam mengembangkan konten berkualitas.
“Ini adalah kesempatan emas bagi mahasiswa komunikasi kami untuk langsung mengaplikasikan teori yang mereka pelajari di kelas,” kata Siti Nurhaliza, Ketua HIMMA Universitas Muhammadiyah Kendari. “Kami sudah membentuk tim khusus yang akan membantu dalam pelatihan teknis broadcasting dan jurnalisme radio. Kami juga akan mengintegrasikan kegiatan ini dengan kurikulum mata kuliah praktikum jurnalisme.”
Organisasi mahasiswa lainnya seperti Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas, Unit Kegiatan Mahasiswa, dan berbagai klub akademik juga mengekspresikan komitmen mereka untuk menjadi mitra aktif dalam program ini. Kolaborasi lintas organisasi ini diyakini akan memperkuat ekosistem kemahasiswaan secara keseluruhan.
### Tantangan dan Strategi Mitigasi
Meskipun antusiasme tinggi, tim pelaksana program juga mengakui adanya beberapa tantangan yang perlu diantisipasi. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan infrastruktur teknis studio radio yang saat ini masih menggunakan peralatan yang relatif tua dan memerlukan upgrade.
“Kami sudah mengidentifikasi kebutuhan akan pembaruan peralatan broadcasting, termasuk microphone berkualitas tinggi, mixing console modern, serta software editing audio profesional,” jelas Muhammad Rizki. “Untuk mengatasi keterbatasan ini, kami telah mengajukan proposal kepada pimpinan universitas untuk alokasi dana khusus pada tahun anggaran 2026. Selain itu, kami juga sedang menjalin kerjasama dengan beberapa sponsor eksternal yang tertarik untuk mendukung inisiatif pengembangan media kampus.”
Tantangan lainnya adalah memastikan konsistensi dalam operasional program mengingat ketergantungan terhadap mahasiswa sukarela yang tentu saja memiliki beban akademik yang padat. Untuk mengatasi hal ini, BEM telah merancang sistem manajemen sumber daya manusia yang lebih terstruktur, termasuk penjadwalan yang lebih fleksibel dan sistem reward yang memotivasi.
### Harapan ke Depan dan Komitmen Jangka Panjang
Memasuki fase implementasi, semua pihak yang terlibat menyatakan optimisme yang tinggi. BEM telah menetapkan timeline yang jelas dengan milestone-milestone strategis untuk memastikan program berjalan sesuai rencana. Minggu pertama bulan April ini akan digunakan untuk finalisasi infrastruktur teknis dan rekrutmen jurnalis radio mahasiswa.
Pada bulan Mei 2026, direncanakan untuk dimulainya “Audisi dan Rekrutmen Jurnalis Radio Mahasiswa” yang akan melibatkan minimal 100 peserta dari berbagai program studi. Para peserta lolos akan mengikuti pelatihan intensif selama dua minggu sebelum kemudian secara bertahap mulai terlibat dalam produksi siaran.
Peluncuran resmi semua segmen program dijadwalkan untuk awal bulan Juni 2026, bertepatan dengan dimulainya semester baru. Pada momentum ini, Universitas Muhammadiyah Kendari akan mengadakan sebuah grand launching yang lebih meriah dengan menghadirkan pembicara tamu dari media massa profesional dan tokoh-tokoh media nasional.
### Penutup
Program “Suara Mahasiswa untuk Kemajuan Kampus” yang diluncurkan oleh BEM Universitas Muhammadiyah Kendari pada Jumat, 4 April 2026, merupakan inisiatif strategis yang menunjukkan komitmen organisasi kemahasiswaan dalam menciptakan platform yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Dengan memanfaatkan Unit Radio Kampus sebagai medium utama, program ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan mahasiswa secara signifikan dan pada saat bersamaan mengembangkan talenta muda di bidang komunikasi dan media massa.
Dukungan penuh dari pimpinan universitas, kolaborasi antar organisasi mahasiswa, serta perencanaan yang matang memberikan keyakinan bahwa program ini akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi komunitas akademik Universitas Muhammadiyah Kendari. Sebagaimana dinyatakan oleh semua stakeholder kunci, ini adalah awal dari sebuah era baru dalam kehidupan berorganisasi mahasiswa di kampus yang berlokasi strategis di Kendari ini.
Dengan target pertumbuhan partisipasi sebesar 40 persen dan komitmen untuk terus berinovasi, BEM dan Unit Radio Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari telah menetapkan standar baru dalam pelayanan kepada komunitas mahasiswa, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap tujuan universitas dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas, berkarakter, dan siap berkontribusi untuk pembangunan bangsa dan daerah.
—
Total Kata: 1.847 kata